• TEKNOLOGI KOMUNIKASI ESAI

    Teknologi Komunikasi : New Media dan Komunitas Virtual

    ( Memiliki Dampak pada Deformasi Pikiran )

    Rufki Ade Vinanda
    F1C012042


    Banyak orang mengatakan bahwa dunia itu sempit dan pernyataan tersebut benar adanya apabila diaplikasikan pada masa globalisasi seperti saat ini. Semakin majunya peradaban manusia maka manusia akan dituntut untuk semakin berkembang. Teknologi merupakan salah satu wujud nyata dan bukti perkembangan manusia dari masa lampau hingga sampai pada zaman modernisasi. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat akan menciptakan adanya regernerasi masyarakat melalui media atau dengan kata lain media kini berpengaruh terhadap pembentukan masyarakat dan hal ini tentu saja merupakan pokok pembahasan yang penting, seperti apa media mempengaruhi masyarakat ?
    Perkembangan teknologi ditandai dengan adanya new media dan komunitas. New media dan komunitas atau masyarakat saling berkaitan erat. New media sendiri memiliki karakteristik yaitu terdapat konten yang di digitalisasi dan bersifat interaktif ( McQuail ). Contoh : komentar pada jejaring sosial facebook terhadap status seseorang.  Digitalisasi disini berarti bahwa isi dari satu medium dapat ditukarkan dengan medium yang lain ( Negroponte ). Medium tersebut contohnya hard copy dalam media bisa diubah menjadi sebuah soft copy dan bisa berlaku sebaliknya.
    Perkembangan new media dan komunitas sendiri terbagi menjadi tiga gelombang yang pertama yaitu pada masa awal adanya penelitian media penelitian tersebut lebih terfokus kepada media, komunitas dan yang paling menjadi fokus adalah identitas seseorang. Identitas disini maksudnya adalah media bukan hanya berfungsi sebagai penyebar informasi tetapi juga sebagai alat menentukan dan mengubah identitas seseorang. Misalnya cosmopolitan (mempunyai wawasan dan pengetahuan yang luas)  dan lokalitas. Kemudian perkembangan media dilanjutkan gelombang kedua dimulai dari zaman munculnya TV sekitar tahu pada akhir tahun 1960 dan awal 1970-an yang memunculkan ‘media komunitas’. Gelombang terakhir perkembangan new media pada masa sekarang ditandai dengan munculnya  Komunitas virtual atau cyber society.
    Komunitas virtual adalah suatu bentuk komunikasi yang dilakukan individu ataupun khalayak menggunakan media yang disebut teknologi dan komunikasi virtual ini  dicetuskan oleh Rheingnold. Komunitas virtual biasanya terbentuk dari adanya minat, tujuan dan kepentingan yang sama dari sebagian besar orang, contohnya: facebook, twitter, blogger, situs game online dan lain-lain. selain komunitas virtual terdapat juga komunitas organik beda yang mencolok yaitu jika di komunitas virtual seseorang tidak menunjukan siapa dirinya yang sebenarnya melainkan lebih menunjukan minat yang dimiliki seseorang dalam komunitas. Dalam komunitas virtual seseorang dapat memalsukan identitas dirinya serta dapat merubah perilaku sesuai dengan yang diingikannya sehingga kita sulit untuk mengetahui karakter yang sesungguhnya ( sifat tidak alami).
    Sedangkan dalam komunitas organik orang-orangnya dicirikan oleh ikatan yang kuat di antara anggota mereka. Ikatan yang kuat ini terjadi karena mereka selalu bertatap muka dengan intens di dunia nyata, sehingga mereka lebih bisa mengenali karakteristik masing-masing individu dalam proses komunikasinya, sehingga mereka mampu menjalin hubungan yang kuat.
    Terlepas dari penjelasan sebelumnya tentang perkembangan teknologi dan kaitan antara media dan komuntis pada dasarnya teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Teknologi lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Tetapi justru yang terjadi saat ini teknologi dapat juga merugikan manusia. segala perkembangan yang ada di dunia ini tentu memiliki dampak, begitu juga dengan kehadiran teknologi (media) yang tentu saja memberikan berbagai aspek yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Adanya teknologi (media) pasti selalu membawa implikasi baik dampak positif maupun negatif. Dampak negatif inilah yang perlu perhatian lebih karena dapat merusak suatu tatanan penting.
    Dampak negatif tersebut diantaranya yaitu teknologi baru ditakutkan akan dijadikan sebagai alat potensial untuk propaganda politik, televisi dan film, apalagi, diduga mampu merusak tatanan masyarakat, deformasi pikiran muda dan merendahkan warisan budaya.  Contoh konkrit dari dampak negative tersebut mudah sekali kita temui baru-baru ini, salah satunya bentuk dari deformasi pikiran muda, deformasi sendiri bisa diartikan sebagai perubahan bentuk atau dimensi pikiran. Pada konteks ini remaja atau generasi mudalah yang mudah sekali mengalami deformasi pikiran. terlihat dari banyaknya kasus yang melibatkan remaja yang terkena dampak negative teknologi. Contoh terdapat pada beberapa kasus berikut :

    Kasus 1


    Quote: pada tahun 2010 Julien Barreaux yang merupakan  seorang pemuda berusia 20 tahun dari Cambrai , Perancis. Saat Barreaux sedang bermain game Counter-Strike online, dia mendapati bahwa karakternya dibunuh oleh pemain lain yang bersenjatakan pisau. Kemudian Barreaux menghabiskan waktu tujuh bulan untuk merencanakan balas dendam terhadap orang yang membunuh karakternya. Ia menemukan bahwa pemain yang membunuh karakternya adalah orang yang ternyata hanya beberapa mil jauhnya dari lokasi tempat tinggal Barreaux, yang bernama Mikhael. Dia datang ke rumah Mikhael, ketika Mikhael membuka pintu, Barreaux menusuk pada dadanya. Selang satu jam kemudian ia kemudian ditangkap. Untungnya, Mikhael selamat, sedangkan Barreaux dihukum dua tahun penjara.

    Kasus 2



    Ionut Savin (15 tahun) adalah seoarang remaja pecandu game Counter Strike. Dia menjadi begitu terobsesi dan berhenti bergaul dengan teman-temannya dalam kehidupan nyata. Ia tidak masuk sekolah selama 200 hari. Menanggapi kecanduan yang dialami putranya, ibunya memotong koneksi internetnya. Ketika ibu melakukannya, Savin langsung menikamnya 17 kali, setelah itu ia mengambil semua uang di dalam rumah ,dan pergi ke sebuah warnet selama 4 jam. Kemudian ayahnya menelepon polisi. Pada saat Savine kembali ke rumah, dia berkata "Aku pikir aku salah satu yang Anda cari." Dia kemudian menjalani pemeriksaan kejiwaan dan dihukum hingga 12 tahun penjara.Namun para ahli mengatakan bahwa jumlah luka tusukan menunjukkan gangguan mental.

    Kasus yang dicontohkan tersebut menjelaskan dengan jelas adanya deformasi pikiran muda atau perubahan bentuk dan dimensi pikiran yang sayangnya berubah kearah negative . Para pelaku tersebut tergabung pada sebuah komunitas virtual berupa komunitas game online yang semakin lama menimbulkan kecanduan berat dan perlahan-lahan mengkikis identitas asli mereka dan merubah perilaku kemudian membentuk sifat baru yang tidak alami. Perubahan sikap tersebut membuat mereka tidak bisa lagi membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak serta tidak bisa membandingkan mana yang benar dan mana yang salah, maka itulah yang menyebabkan mengapa media kini dianggap berpengaruh terhadap pembentukan masyarakat.
     Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai perkembangan new media dan komunitas yang menjadi pokok pembahasan chapter 2 “Creating Community  with Media : History, Theories and Scientific Investigations dalam buku Handbook of New Media : Social Shaping and Social Consquences of ITC dan dalam Chapter 2 tersebut menjelaskan tentang bagaimana perkembangan atau regenerasi masyarakat dari penggunaan media lama ke media baru dengan adanya mediasi komunikasi serta hubungan antar media dengan masyarakat baru tersebut sebagai wujud perkembangan teknologi. Dampak nyata yang telah ada merupakan bukti konkrit adanya perkembangan teknologi dalam penggunaan media. Dampak negative harus diberi perhatian lebih karena wajib untuk dihindari agar tidak menimbulkan kerugian.
    Oleh karena itu kita sebagai pengguna media harus lebih kritis memandang penggunaan media karena tidak semua orang siap dengan kehadiran teknologi. Siap disini artinya siap dalam membendung pengaruh-pengaruh negative yang kemungkinan besar dapat mengancam semua pengguna media bila tidak memiliki filter yang tepat. Dampak negative yang sudah terjadi bisa dianggap sebagi sebuah pembelajaran di masa depan agar tercipta control yang baik, terutama bagi masyarakat Indonesia supaya generasi mudanya tidak terjerumus dalam hal yang menyimpang maka alangkah baiknya pengetahuan tentang penggunaan teknologi yang baik lebih di intensifkan guna sebagai wujud pencegahan dini. Sebagai generasi muda kita harus mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bangsa dan diri kita sendiri.

    Referensi :

    Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone. 2006,  Handbook of New Media : Social Shaping and Social Consquences of ITCs, Sage Publication Ltd. London. Chapter  2  :  “Creating Community  with Media : History, Theories and Scientific Investigations.




  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

SUBSCRIBE

Text Widget

Followers

Instagram

Pages

recent posts

Video of the Day

Flickr Images

Like us on Facebook

Flickr Images

Popular Posts